Postingan

PESAN DAN KESANDalam Rangka Purna Tugas Bapak I Made Antara, S.Pd.

Gambar
PESAN DAN KESAN Dalam Rangka Purna Tugas Bapak I Made Antara, S.Pd. Kepala SMP Negeri 4 Abiansemal Om Swastyastu, Yang kami hormati Bapak I Made Antara, S.Pd., para guru dan tenaga kependidikan SMP Negeri 4 Abiansemal, serta seluruh keluarga besar Spenfourab yang saya banggakan. Pada kesempatan yang penuh makna ini, izinkan saya menyampaikan pesan dan kesan atas purna tugas Bapak I Made Antara, S.Pd. Purna tugas bukanlah akhir dari sebuah pengabdian. Dalam perspektif Hindu Bali, perjalanan manusia adalah yฤtrฤ, sebuah perjalanan dharma dari satu tahap kehidupan menuju tahap berikutnya. Sebagaimana konsep Catur ฤ€ล›rama, kehidupan manusia memiliki tahapan dan kewajiban yang berkembang sesuai dengan usia dan tanggung jawabnya. Maka, ketika seseorang memasuki masa purna tugas, bukan berarti dharmanya berhenti, melainkan bentuk dharma itu mengalami transformasi. Kesan: Jejak Kepemimpinan yang Menjadi Warisan Bapak I Made Antara bagi kami bukan hanya seorang kepala sekolah, tetapi...

BUSI RABU LITERASI — MEMBANGUN BUDAYA SEKOLAH MELALUI KESADARAN DIRI

Gambar
๐Ÿ“š๐ŸŒฟ BUSI RABU LITERASI — MEMBANGUN BUDAYA SEKOLAH MELALUI KESADARAN DIRI Rabu, 30 September 2026 | SMP Negeri 4 Abiansemal Rabu ini, program budaya sekolah BUSI (Rabu Literasi) kembali dilaksanakan sebagai ruang pembiasaan membaca, berefleksi, berkomunikasi, sekaligus membangun karakter positif peserta didik. Kegiatan kali ini dipimpin langsung oleh Ibu Dra. Ni Putu Sriyati selaku Wakasek. Dengan suasana yang komunikatif dan penuh kebersamaan, Bunda Sriyati mengajak seluruh siswa melakukan Tepuk Literasi dan Salam Literasi sebagai simbol kesiapan pikiran, semangat belajar, serta kesadaran untuk bersama-sama menjaga budaya sekolah. Yang menarik, siswa yang masih melakukan pelanggaran terhadap budaya sekolah tidak semata-mata ditempatkan sebagai objek teguran. Mereka diajak maju ke depan untuk menyampaikan pengalaman masing-masing: apa yang terjadi, mengapa hal tersebut dilakukan, apa yang dirasakan, dan apa yang dapat diperbaiki. Dalam perspektif pendidikan, pendekatan demi...

Dari Gedung Lama Menuju Harapan Baru

Gambar
Dari Gedung Lama Menuju Harapan Baru ๐ŸŒฟ SABTU, 26 SEPTEMBER 2026 — DARI GEDUNG LAMA MENUJU HARAPAN BARU ๐ŸŒฟ Sehari setelah perayaan HUT ke-40 SMP Negeri 4 Abiansemal, yang dihadiri langsung oleh Bapak Bupati Badung bersama Bapak DPRD Dapil Abiansemal, I Putu Dendy Astra Wijaya, S.T., hari ini menjadi momentum baru: dimulainya pembongkaran gedung lama yang meliputi ruang kelas, Laboratorium IPA, dan perpustakaan SMP Negeri 4 Abiansemal. Secara ilmiah, pembaruan sarana pendidikan merupakan bagian dari transformasi lingkungan belajar. Gedung bukan sekadar struktur fisik, tetapi ruang yang membentuk pengalaman, kenyamanan, keselamatan, kreativitas, dan kualitas proses pembelajaran peserta didik. Secara spiritual dalam perspektif Teologi Hindu Bali, perubahan adalah bagian dari hukum kehidupan. Rta mengajarkan keteraturan kosmis, sementara prinsip Tri Hita Karana mengingatkan bahwa pembangunan hendaknya menghadirkan keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan. ๐Ÿ•‰️ Pemikiran Tu B...

Momentum penuh makna bersama Bapak Bupati Badung

Gambar
Jumat, 25 September 2026 | Puncak HUT ke-40 SMP Negeri 4 Abiansemal Momentum penuh makna bersama Bapak Bupati Badung yang hadir langsung memberikan arahan dan petunjuk positif bagi pembaruan dan kemajuan SPENFOURAB. Di era AI dan globalisasi, generasi muda perlu menguasai bahasa Inggris dan literasi teknologi, namun tetap berakar pada bahasa, sastra, dan budaya Bali. Pemikiran Tu Baba:  “Maju mengikuti zaman, teguh berakar pada budaya; kuasai bahasa dunia tanpa kehilangan bahasa ibu, gunakan AI sebagai alat kecerdasan, bukan pengganti jati diri.” Secara teologis, kemajuan sejati adalah dharma yang bergerak bersama zaman: ล›ikแนฃฤ berkembang, saแนƒskแน›ti tetap berakar, dan manusa tetap berkarakter. SPENFOURAB — berbudaya, berkarakter, berdaya saing global. ๐Ÿ™๐ŸŒฟ๐Ÿ“š

PELEPASAN BURUNG PERKUTUT

Gambar
๐Ÿ•Š️ PELEPASAN BURUNG PERKUTUT: SIMBOL KEDAMAIAN, KEBERSAMAAN, DAN KEBEBASAN MELALUI PENDIDIKAN HUT ke-40 SMP Negeri 4 Abiansemal Dalam rangkaian HUT ke-40 SMP Negeri 4 Abiansemal, telah dilaksanakan momen penuh makna berupa pelepasan burung perkutut oleh Bapak Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, S.H., didampingi oleh tokoh muda Dewan Dapil Abiansemal Bapak I Putu Dendy Astra Wijaya, S.T., Bapak Kabid SMP, Bapak Korwas, Korwil, Komite Sekolah, Kepala Sekolah, Plt. Camat Abiansemal, serta Ketua Panitia HUT ke-40. ๐Ÿ•Š️ 1. Burung Perkutut sebagai Simbol Kedamaian Dalam perspektif spiritual Hindu Bali, pelepasan burung dapat dimaknai sebagai simbol membebaskan prฤแน‡a menuju ruang kehidupan yang lebih luas. Burung yang terbang tidak membawa kebencian, melainkan menghadirkan gambaran tentang kehidupan yang bergerak menuju keseimbangan dan kedamaian. Secara teologis, kedamaian bukan sekadar keadaan tanpa konflik, tetapi merupakan proses menata pikiran, perkataan, dan perbuatan agar se...

KEBERSAMAAN DALAM DHARMA PENGABDIAN

Gambar
๐ŸŒบ  ๐ŸŒบ KEBERSAMAAN DALAM DHARMA PENGABDIAN ๐ŸŒบ HUT ke-40 SMP Negeri 4 Abiansemal — SPENFOURAB Dalam perjalanan 40 tahun SMP Negeri 4 Abiansemal, setiap guru dan pegawai adalah bagian dari sebuah yatra pengabdian. Ada yang masih melanjutkan tugas, ada yang telah purna tugas, dan ada pula yang melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru. Namun, perpindahan ruang pengabdian tidak pernah memutus ikatan rasa, persaudaraan, dan dharma. Kebersamaan para guru purna tugas dan guru yang pindah tugas bersama Bapak I Made Antara, S.Pd., Kepala SMP Negeri 4 Abiansemal, menjadi sebuah refleksi bahwa sekolah bukan sekadar tempat bekerja, melainkan ruang pembentukan manusia, tempat ilmu diwariskan, karakter ditumbuhkan, dan nilai-nilai kehidupan diteruskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya. Dalam perspektif Hindu Bali, pengabdian dapat dipahami sebagai seva—pelayanan yang dilandasi ketulusan. Sebagaimana prinsip Tat Twam Asi, keberhasilan seseorang tidak berdiri sendiri...

MEGAMA: KARYA TULUS DI BALIK NYANGGRA AGUNG

Gambar
๐ŸŒบ MEGAMA: KARYA TULUS DI BALIK NYANGGRA AGUNG ๐ŸŒบ HUT ke-40 SMP Negeri 4 Abiansemal Di balik semarak panggung, tepuk tangan, dan meriahnya penyambutan sampai puncak acara HUT ke-40 SMP Negeri 4 Abiansemal, terdapat tangan-tangan tulus yang sering luput dari liputan. Ibu-ibu guru dan pegawai dengan penuh kesabaran menyiapkan konsumsi, menata kebutuhan, memastikan segala sesuatunya siap untuk menyambut seluruh warga sekolah. Inilah bagian dari nyanggra agung—menyambut sebuah perayaan dengan kesiapan, ketulusan, dan rasa tanggung jawab. Dalam tradisi kehidupan Hindu Bali, proses demikian dapat dipahami sebagai megama, yakni menyiapkan segala kebutuhan sebelum memasuki puncak karya. Bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan bentuk seva, pelayanan yang dilandasi yadnya dan ketulusikhlasan. Pemikiran Tu Baba: “Tidak semua yang berjasa berdiri di depan panggung. Ada yang bekerja dalam diam, tetapi justru dari tangan merekalah sebuah karya dapat berjalan dengan sempurna...