Postingan

Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak

Gambar
KORAN PELANGI SPENFOURAB Edisi Khusus: Naya Samaya — (membangun kesadaran bersama untuk mencapai tujuan yang selaras) & Harmoni Sarana Pendidikan SMPN 4 Abiansemal ​Tajuk Utama: Fondasi Fisik dan Spiritual Pembangunan Sarana SMPN 4 Abiansemal ​Berdasarkan Surat Undangan Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak Nomor: 400.3.13/IX/5405/Bid.SMP/Disdikpora/2026 yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Badung, langkah awal pembangunan sarana dan prasarana SMPN 4 Abiansemal (Spenfourab) resmi dimulai. Rapat persiapan pelaksanaan kontrak yang digelar pada Jumat, 18 September 2026 di SMPN 4 Abiansemal ini menandai babak baru penataan infrastruktur pendidikan demi mewujudkan ruang belajar yang modern dan bernilai estetis tinggi. ​Manajemen Pembangunan Modern.  ​Dari perspektif manajemen konstruksi dan teknik sipil modern, tahap Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak (Pre-Construction Meeting) merupakan fase krusial. Pelaksanaan kegiatan yang berland...

JUMAT BERSIH — HIDUP SEHAT, LINGKUNGAN BERSIH, JIWA HARMONIS

Gambar
🌺 JUMAT BERSIH — HIDUP SEHAT, LINGKUNGAN BERSIH, JIWA HARMONIS 🌺 Jumat, 18 September 2026 🏫 SMP Negeri 4 Abiansemal Astungkara, Jumat 18 September 2026 dilaksanakan kegiatan Jumat Bersih di lingkungan SMP Negeri 4 Abiansemal sebagai bagian dari pendidikan karakter, budaya hidup sehat, kepedulian lingkungan, serta persiapan menyambut HUT SPENFOURAB ke-40 Tahun dan Perayaan Bulan Bahasa. Dalam perspektif teologi Hindu Bali, kebersihan bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi merupakan proses membangun kesadaran bahwa manusia adalah bagian yang tidak terpisahkan dari alam. Konsep Tri Hita Karana mengajarkan keseimbangan hubungan Parhyangan, Pawongan, dan Palemahan. Merawat lingkungan sekolah berarti turut merawat keharmonisan kehidupan. Kegiatan membersihkan halaman, menata lingkungan, memilah sampah, dan menjaga kebersihan bersama menjadi bentuk nyata seva—pengabdian melalui tindakan sederhana yang dilakukan dengan kesadaran, ketulusan, dan tanggung jawab. Secara ...

EDUKASI WIDYĀLAYA — PERPUSTAKAAN WIDYA PARAMARTHA

Gambar
📚🌺 EDUKASI WIDYĀLAYA — PERPUSTAKAAN WIDYA PARAMARTHA 🌺📚 Astungkara, menemani siswa-siswi SMP Negeri 4 Abiansemal di Perpustakaan Widya Paramartha bukan sekadar mendampingi aktivitas membaca, tetapi menghadirkan ruang untuk menumbuhkan pengetahuan, kesadaran, karakter, dan kebijaksanaan. Widyālaya dapat dimaknai sebagai ruang pembelajaran tempat vidyā—pengetahuan—ditumbuhkan melalui proses membaca, berpikir, berdialog, dan menghayati makna kehidupan. Dalam perspektif teologi Hindu, ilmu (vidyā) hendaknya tidak berhenti pada kecerdasan intelektual, tetapi berkembang menjadi viveka—kemampuan membedakan yang benar dan yang patut—serta diwujudkan melalui Tri Kaya Parisudha: berpikir, berkata, dan berbuat yang baik. 🌿 Pemikiran Tu Baba: “Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi ruang menyalakan cahaya pengetahuan. Ketika pengetahuan diterangi kesadaran, membaca menjadi jalan menuju kebijaksanaan; ketika kebijaksanaan diwujudkan dalam perilaku, pendi...

Menerima Kunjungan Pengawas Bapak Dewa Astawa

Gambar
🌿 KAMIS, 17 SEPTEMBER 2026 | 13.15 WITA 🌿 Menerima Kunjungan Pengawas Bapak Dewa Astawa dalam rangka arahan dan bimbingan untuk penguatan kualitas pembelajaran, pengelolaan pendidikan, serta peningkatan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Secara ilmiah, arahan dan bimbingan merupakan proses reflektif untuk mempertemukan pengalaman, pengetahuan, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan. Dalam perspektif teologi Hindu Bali, proses tersebut dapat dimaknai sebagai bagian dari svadharma—melaksanakan kewajiban dengan kesadaran, ketekunan, dan tanggung jawab. Pemikiran Tu Baba: “Guru tidak pernah selesai belajar. Setiap arahan adalah cahaya untuk melihat kekurangan, setiap bimbingan adalah jalan untuk memperbaiki diri, dan setiap evaluasi adalah kesempatan untuk menjadikan dharma pelayanan semakin bermakna.” Dalam semangat Tri Kaya Parisudha, pikiran ditata dengan manacika, perkataan dibangun dengan wacika, dan tindakan diwujudkan melalui kayika. Sebab pendidikan b...

RAPAT PERSIAPAN PERAYAAN BULAN BAHASA

Gambar
📚 RAPAT PERSIAPAN PERAYAAN BULAN BAHASA Kamis, 17 September 2026, tepat pukul 12.13 WITA, bertempat di Ruang LAB IPA, dilaksanakan rapat persiapan Perayaan Bulan Bahasa. Bukan sekadar rapat, tetapi menyatukan gagasan, bahasa, sastra, budaya, dan semangat literasi untuk melahirkan kegiatan yang edukatif, kreatif, dan bermakna. Bahasa adalah jati diri, sastra adalah rasa, dan literasi adalah jalan menuju kebijaksanaan. Pemikiran Tu Baba: “Merawat bahasa berarti merawat identitas; menghidupkan sastra berarti menghidupkan rasa.” 📖🌺 #BulanBahasa #Literasi #BahasaDanSastra #BudayaBali #PemikiranTuBaba

KUNJUNGAN BAPAK KORAWAS

Gambar
📰 KORAN PELANGI SPENFOURAB Edisi Kamis, 17 September 2026 SMP NEGERI 4 ABIANSEMAL Tim Redaksi Widya Paramartha KUNJUNGAN BAPAK KORAWAS: MENINJAU REVITALISASI TOILET DAN PERSIAPAN HUT SEKOLAH Abiansemal, Kamis 17 September 2026 — Suasana SMP Negeri 4 Abiansemal semakin semarak menjelang pelaksanaan Hari Ulang Tahun sekolah. Pada Kamis, 17 September 2026, berlangsung kunjungan Bapak Korawas, Drs. I Ketut Gede Birawa Anuraga, M.Pd., ke SMP Negeri 4 Abiansemal. Dalam kunjungan tersebut, beliau didampingi untuk melihat secara langsung revitalisasi fasilitas toilet sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya menghadirkan lingkungan sekolah yang semakin bersih, sehat, nyaman, aman, dan mendukung proses pembelajaran peserta didik. Selain meninjau revitalisasi toilet, kunjungan juga diarahkan untuk melihat persiapan pelaksanaan HUT SMP Negeri 4 Abiansemal. Berbagai persiapan tampak mulai dilakukan oleh warga sekolah, baik dalam penataan lingkungan maupun ke...

Edukasi rasa melalui Prāṇa

Gambar
🌺 KABALI — Kamis Berbahasa dan Berbudaya Bali Kamis, 17 September 2026 | “Edukasi Rasa melalui Prāṇa” Edukasi rasa melalui Prāṇa adalah proses menyelaraskan napas, pikiran, bahasa, dan perilaku agar pendidikan tidak hanya mencerdaskan buddhi, tetapi juga menghaluskan rasa dan membentuk karakter. Dalam perspektif teologi Hindu Bali, Prāṇa dipahami sebagai daya kehidupan yang menggerakkan manusia untuk berpikir, berkata, dan berbuat secara sadar. Ketika Prāṇa ditata melalui kesadaran napas, Tri Kaya Parisudha menjadi praktik nyata: pikiran suci, perkataan baik, dan perbuatan benar. Pemikiran Tu Baba: “Pendidikan sejati bukan hanya mengisi pikiran dengan ilmu, tetapi menghidupkan Prāṇa agar ilmu berbuah rasa, rasa berbuah susila, dan susila berbuah kebijaksanaan.” 🌿 KABALI: Bahasa Bali lestari, budaya Bali berjati diri, Prāṇa teredukasi, rasa tersucikan. Adab di atas ilmu.