Pembuatan Biopori
PERCEPAT RESAPAN AIR SMPN 4 ABIANSEMAL MEMBUAT BIOPORI
Senin, 3 Juli 2023
Lubang biopori SMPN 4 Abiansemal
Sudah menjadi hal biasa pada setiap musim penghujan, kita selalu menyaksikan genangan air dimana-mana, di jalan raya, dihalaman rumah kita dan juga di halaman sekolah kita. Banyak cara untuk melestarikan lingkungan hidup ini, salah satunya melalui pendidikan yaitu dengan menerapkan mata pelajaran lingkungan hidup di sekolah. Pendidikan lingkungan hidup mengajarkan, dimana siswa diajarkan untuk lebih mengenal lingkungan sekitar dan bisa memanfaatkan lingkungannya dengan baik, yaitu dengan membuat sampah plastic bekas makanan menjadi barang berguna, mengubah sampah organik menjadi kompos serta dengan membuat resapan air hujan (biopori) di lingkungan sekolah.
Lubang resapan biopori adalah lubang silindris yang dibuat ke dalam tanah dengan diameter 10 cm, kedalaman sekitar 100 cm atau jangan melebihi kedalaman muka air tanah. Lubang diisi sampah organik untuk mendorong terbentuknya biopori. Biopori adalah pori berbentuk liang (terowongan kecil) yang dibentuk oleh aktivitas fauna tanah atau akar tanaman. Ada pun fungsi dan manfaat dari lubang resapan biopori tersebut menurut bapak kepala sekolah:
1. Mencegah banjir
2. Mengubah sampah organic menjadi kompos
3. Mempermudah penanganan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan
4. Menambah cadangan air tanah
5. Memperbaiki ekosistem tanah
Kita sering melihat halaman sekolah diperkeras dengan paving atau beton, sehingga apabila turun hujan, terjadi genangan air disekitar lingkungan sekolah ataupun air hanya dibuang kesaluran air (drainase) sehingga tidak terserap kembali dengan sempurna ke dalam tanah. Sehingga dengan hadirnya lubang-lubang resapan biopori di lingkungan sekolah SMPN 4 Abiansemal, sebagai salah satu cara menanamkan nilai pendidikan lingkungan hidup bagi siswa di sekolah SMPN 4 Abiansemal serta menjaga kualitas air tanah di lingkungan sekolah. Mari kita bersama-sama menjaga kualitas hidup kita.
Pembuatan saluran biopori itu dilakukan oleh guru dan siswa SMPN 4 Abiansemal. Kegiatan itu merupakan rangkaian kegiatan usulan sekolah adiwiyata.
Kepala SMPN 4 Abiansemal, I Made Antara, S.Pd menyampaikan, pembuatan lubang resapan biopori tersebut utamanya supaya mempercepat resapan air ke tanah. Sebab selama ini siswa merasa tidak nyaman karena banyak air tergenang saat musim hujan. Ini membuat proses belajar dan mengajar tidak nyaman.
“Kalau musim hujan proses belajar tidak nyaman. Dari sana, bagaimana membuat supaya air cepat meresap. Untuk itu dibuatlah biopori untuk membantu mempercepat peresapan air ke tanah,” jelas bapak kepala sekolah.
Selain itu, untuk mengatasi sampah organik di lingkungan sekolah SMPN 4 Abiansemal. Melalui saluran biopori, sampah organik diubah menjadi kompos. Serta mewujudkan lingkungan sekolah yang asri dan mengupayakan adanya konservasi air. Sebab selain terjadinya genangan air pada saat musim hujan, juga musim kemarau membuat debit air berkurang.
Komentar
Posting Komentar