Panen Kompos
Pupuk Kompos Cair Ala Siswa SMPN 4 Abiansemal
Karyawan, Ketut (Radarspenfourab, 15/09/2023)
Pengomposan cair yang dibuat oleh siswa peserta Projek Profil Pelajar Pancasila elemen Gaya Hidup Berkelanjutan.
Waktu panen untuk pengomposan cair ini adalah setelah dua puluh hari semenjak dibuat. Karena hari ini sudah mencapai dua puluh hari maka dlakukan panen untuk pertama kalinya oleh bapak kepala sekolah dan siswa.
Salah satu ciri bahwa kompos cair berhasil terbentuk adalah ketika dicium aromanya berbau agak masam (kecut) dan warnahnya agak kecoklatan. Berdasarkan pada indicator tersebut siswa-siswi secara bergantian mencium produk kompos cair buatan anak-anak spenfourab.
Astungkara ternyata kompos cair tersebut memiliki aroma bau yang asam sehingga dapat dikatakan bahwa proses pengomposan tersebut berhasil. Selanjutnya dilakukan uji coba pengaplikasian pupuk kompos cair pada tanaman bunga di sekolah. Namun sayang hasilnya belum dapat langsung dilihat karena membutuhkan beberapa hari setelah pengaplikasiannya.
Pengaplikasian dilakukan dengan menggunakan perbandingan 1 : 5 artinya satu bagian pupuk kompos cair ditambah dengan lima bagian air kemudian diaduk secara merata dan disiramkan ke tanaman. Jika pupuk Kompos cair itu dipanen menghasilkan sekitar lima puluh liter dari dua tube instalasi pengomposan.
Bapak Ketut Kariawan sebagai guru pembina selanjutnya akan mendesain label produk kompos cair sekaligus juga akan mengestimasi harga jualnya.
Tahapan pembuatannya adalah sebagai berikut terlebih dahulu disiapkan instalasinya yang terbuat dari tube pelastik berkapasitas 100 liter. Instalasi tersebut dilengkapi dengan kran di bagian bawahnya yang berfungsi sebagai alat untuk proses panen hasil. Selanjutnya pada bagian atas juga dilengkapi dengan kran yang dihubungkan dengan wadah botol plastik yang diisi dengan air sebagai tempat penguapan.
Material utama pembuatan pupuk kompos cair adalah dahan atau batang tumbuhan yang banyak mengandung air. Material tersebut dipotong-potong kecil kemudian dimasukkan ke dalam tube pengomposan. Setelah mencapai tiga perempat dari tube kemudian dimasukkan air yang telah dicampur dengan EM4 perbandingan 1 : 5 dan dicampur dengan larutan gula merah. Selanjutnya didiamkan selama dua puluh hari baru kemudian dipanen.
Komentar
Posting Komentar