Transformasi Perpustakaan

Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di SMP Negeri 4 Abiansemal
Perpustakaan berperan memfasilitasi masyarakat untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan suatu pendekatan pelayanan perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pengguna perpustakaan
Kepala Bidang Pengembangan Pembinaan dan Layanan Perpustakaan Tjokorda Istri Mas Kartikawati, SE.,M.Si, mengatakan peran perpustakaan umum dalam program berbasis inklusi sosial adalah pembinaan perpustakaan desa, sekolah, dan komunitas.

Selain itu juga intervensi program, variasi layanan perpustakaan sesuai kebutuhan dan integrasi program dengan stakeholder atau institusi pemerintah.
"Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial mensyaratkan komitmen dan peningkatan kapasitas dan kualitas SDM Perpustakaan," kataya saat melakukan kunjungan ke Perpustakaan Widya Paramartha SMP Negeri 4 Abiansemal. Integrasi Penguatan Sisi Hulu dan Hilir Budaya Literasi Dalam Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural, pada Selasa (12/09/2023).
Hal ini diharapkan menciptakan kesadaran masyarakat untuk berkembang dan keswadayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, sehingga mampu meminimalisir ketergantungan pada pihak-pihak diluar dirinya.
Perpustakaan berbasis inklusi sosial merupakan perpustakaan yang memfasilitasi masyarakat dan sekolah dalam mengembangkan potensinya dengan melihat keragaman budaya, kemauan untuk menerima perubahan, serta menawarkan kesempatan berusaha, melindungi dan memperjuangkan budaya dan Hak Azasi Manusia (HAM).

Kepala Bidang Pengembangan Pembinaan dan Layanan Perpustakaan Tjokorda Istri Mas Kartikawati, SE.,M.Siini menyatakan transformasi ini bertujuan terciptanya masyarakat melalui transformasi perpustakaan berbasis inklusi soial.
Sementara tujuan khususnya meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, meningkatkan penggunaan layanan oleh siswa-siswi di SMP Negeri 4 Abiansemal dan masyarakat sesuai dengan kebutuhan. Lalu membangun komitmen dan dukungan stakeholder untuk transformasi perpustakaan yang berkelanjutan.
Dalam strategi transformasi layanan perpustakaan ini mendesain perpustakaan dan koleksinya untuk dimanfaatkan oleh pelajar dan masyarakat seoptimal mungkin. Untuk aksinya ruang berbagi pengalaman, ruang belajar yang kontekstual dan ruang berlatih keterampilan kerja.

"Sementara untuk indikatornya peningkatan kunjungan pemustaka ke perpustakaan, peningkatan pelibatan para pelajar, guru, pegawai dan masyarakat dalam kegiatan perpustakaan serta peningkatan jumlah kemitraan perpustakaan dengan berbagai lembaga," tutup Kepala Bidang Pengembangan Pembinaan dan Layanan Perpustakaan Tjokorda Istri Mas Kartikawati, SE.,M.Si,.

#Laporan//Tim Humas Perpustakaan//Spenfourab#

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendisiplinan Rambut sebagai Cerminan Karakter Berbudaya

PENGIMBASAN SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

OSIS SPENFOURAB Menyemai Dharma melalui Pemilahan Sampah