PENGUMUMAN KEJUARAAN BULAN BAHASA BALI 2026
π° KORAN WIJA KESAUR SPENFOURAB
Edisi Senin, 23 Pebruari 2026
Oleh Tim Kreatif SMP Negeri 4 Abiansemal
πΊ PENGUMUMAN KEJUARAAN BULAN BAHASA BALI 2026
“Ngurip Basa, Ngaras Rasa, Ngripta Karya, Ngwangun Karakter”
Senin, 23 Pebruari 2026, halaman suci dan penuh inspirasi di SMP Negeri 4 Abiansemal menjadi saksi pengumuman kejuaraan Bulan Bahasa Bali 2026. Kegiatan ini merupakan wahana pendidikan karakter berbasis budaya, spiritualitas, literasi, dan kreativitas siswa dalam bingkai kearifan lokal Bali.
Bulan Bahasa Bali bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan olah pikir, olah rasa, olah karsa, dan olah raga, sejalan dengan visi pendidikan karakter sekolah. Setiap wimbakara (lomba) menjadi laboratorium hidup bagi siswa untuk menumbuhkan rasa percaya diri, tanggung jawab, kerja sama, serta kecintaan terhadap bahasa dan sastra Bali.
π LOMBA UTAMA BULAN BAHASA BALI
Secara umum, lomba yang dilaksanakan meliputi:
Nyurat Aksara Bali
Mesatua Bali
Mapidarta (Pidato)
Ngripta Cerpen Bali
Menyanyi Lagu Pop Bali
Beragam Vidio Kreatif berbasis budaya
Kidung dan Dolanan
Baligrafi
Bebanyolan
Setelah rangkaian pengumuman selesai, kegiatan pembelajaran kembali dilanjutkan sesuai jadwal pelajaran sebagai bentuk komitmen bahwa prestasi dan akademik berjalan harmonis.
π RINCIAN WIMBAKARA RING TINGKAT KELAS
πΉ Tingkat Kelas 7
1. Bebanyolan
2. Mesatua Bali
3. Ngripta lan Ngwacen Puisi
4. Lagu Pop Bali
5. Vidio Kreatif indik Permainan Tradisional
6. Dolanan
Kelas VII menampilkan kreativitas polos penuh makna. Bebanyolan menjadi media kritik sosial edukatif, mesatua menumbuhkan daya narasi, sedangkan dolanan memperkuat identitas budaya.
πΉ Tingkat Kelas 8
1. Mapidarta
2. Macepat Sekar Alit
3. Nyurat Cerpen
4. Lagu Pop Bali
5. Vidio Kreatif indik Rerahinan Hindu
6. Kidung Purwakaning
Kelas VIII menunjukkan kedewasaan berpikir. Mapidarta melatih retorika berbasis etika, macepat memperhalus rasa musikal tradisional, dan vidio kreatif mengintegrasikan teknologi dengan nilai religius.
πΉ Tingkat Kelas 9
1. Nyurat Aksara Bali
2. Baligrafi
3. Lagu Pop Bali
4. Vidio Kreatif indik Paruman/Sangkep
5. Kidung Ida Ratu Saking Luhur
Kelas IX menghadirkan kualitas literasi budaya tingkat lanjut. Nyurat aksara Bali menjadi simbol ketekunan dan kesadaran historis, sedangkan baligrafi menyatukan estetika dan spiritualitas dalam garis-garis suci aksara.
π
PIAGAM PENGHARGAAN
Para pemenang Wimbakara Bahasa Bali menerima piagam penghargaan sebagai simbol apresiasi atas dedikasi, kreativitas, dan semangat melestarikan warisan leluhur. Piagam bukan hanya kertas penghargaan, tetapi prasasti perjalanan karakter.
π PENYERAHAN PIALA KRICKET
Momentum istimewa juga terjadi dalam bidang olahraga. Atlet kriket Spenfourab yang telah menorehkan prestasi dengan penuh sportivitas menyerahkan piala kriket kepada Kepala Sekolah tercinta, I Made Antara, S.Pd, sebagai simbol bhakti dan rasa hormat kepada pemimpin visioner sekolah.
Dalam suasana penuh haru dan kebanggaan, beliau menerima piala tersebut dengan pesan inspiratif bahwa:
“Prestasi budaya dan olahraga adalah dua sayap Garuda pendidikan. Jika keduanya kuat, maka siswa akan terbang tinggi.”
Penyerahan ini bukan hanya seremoni, tetapi simbol kolaborasi antara siswa, guru, dan manajemen sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan yang holistik.
π REFLEKSI ILMIAH DAN RELIGIUS
Secara pedagogis, Bulan Bahasa Bali membuktikan bahwa pembelajaran berbasis budaya:
Meningkatkan literasi dan numerasi kontekstual
Memperkuat identitas diri siswa
Menumbuhkan kecerdasan emosional dan spiritual
Mengembangkan kreativitas berbasis nilai lokal
Dalam perspektif religius Hindu, bahasa adalah sabda brahman — getaran suci yang membentuk peradaban. Melestarikan bahasa Bali berarti menjaga vibrasi kesucian dalam kehidupan generasi muda.
✨ PENUTUP
Bulan Bahasa Bali 2026 di SMP Negeri 4 Abiansemal menjadi bukti bahwa pendidikan bukan hanya transfer ilmu, tetapi transformasi jiwa.
Spenfourab tidak hanya mencetak siswa cerdas, tetapi juga generasi:
✔ Berkarakter
✔ Berbudaya
✔ Berprestasi
✔ Berjiwa religius
✔ Siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri
Wiweka, Wijaksana, Wibawa — Spenfourab Jaya!
Om Santih, Santih, Santih Om.
Komentar
Posting Komentar