YAYASAN GAURA LAKSMI HADIRKAN BUBUR KACANG HIJAU

KORAN PELANGI SPENFOURAB

Edisi Jumat, 8 Mei 2026

Oleh Tim Kreatif SMP Negeri 4 Abiansemal


YAYASAN GAURA LAKSMI HADIRKAN BUBUR KACANG HIJAU

“Kita Ingin Siswa Sehat, Kuat, dan Semangat Belajar”

Yayasan Gaura Laksmi kembali menunjukkan kepedulian nyata terhadap tumbuh kembang peserta didik melalui kegiatan pembagian makan tambahan berupa bubur kacang hijau kepada seluruh siswa-siswi, guru, dan pegawai SMP Negeri 4 Abiansemal pada Jumat, 8 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan ini dilaksanakan di sela-sela kegiatan kebersihan pagi sekolah. Dengan tertib dan penuh antusias, siswa-siswi dipanggil secara bergiliran oleh pengurus OSIS untuk menerima bubur kacang hijau yang telah disiapkan dengan penuh kasih dan perhatian.


Suasana sekolah tampak berbeda pagi itu. Aroma bubur kacang hijau yang hangat berpadu dengan semangat gotong royong serta wajah-wajah ceria siswa-siswi yang menikmati makanan sehat bersama teman-temannya. Tidak hanya menjadi kegiatan berbagi makanan, tetapi juga menjadi momentum pendidikan karakter tentang pentingnya kesehatan, rasa syukur, dan kepedulian sosial.


MAKANAN SEDERHANA, MANFAAT LUAR BIASA


Dalam pandangan ilmiah, kacang hijau dikenal sebagai salah satu sumber gizi yang sangat baik bagi tubuh. Kandungan protein nabati, zat besi, serat, vitamin B kompleks, magnesium, serta antioksidan di dalamnya sangat membantu menjaga kesehatan dan meningkatkan energi peserta didik.

Bagi anak usia sekolah, asupan gizi yang baik memiliki pengaruh besar terhadap daya konsentrasi, kekuatan fisik, dan semangat belajar. Bubur kacang hijau bukan sekadar makanan tradisional, tetapi juga simbol perhatian terhadap masa depan generasi muda.


Secara ilmiah, protein membantu pertumbuhan sel tubuh dan perkembangan otot, sementara zat besi membantu mencegah kelelahan dan meningkatkan fokus belajar siswa. Serat yang terkandung di dalamnya juga membantu menjaga kesehatan pencernaan.

Karena itu, program sederhana seperti ini memiliki dampak besar dalam mendukung kualitas pendidikan.


NILAI TEOLOGIS: MEMBERI ADALAH BENTUK YADNYA


Dalam nilai-nilai spiritual dan teologis Hindu, memberikan makanan kepada sesama merupakan bagian dari manusa yadnya — pengorbanan suci yang dilandasi ketulusan hati demi kesejahteraan manusia.

Makanan yang diberikan dengan niat baik diyakini membawa energi positif, memperkuat rasa persaudaraan, dan menumbuhkan vibrasi kebajikan dalam lingkungan pendidikan.


Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pendidikan sejati tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan cinta kasih, empati, dan kepedulian terhadap sesama.

Di tengah perkembangan zaman modern, budaya saling memperhatikan seperti ini menjadi cahaya yang menuntun generasi muda agar tetap memiliki hati yang lembut dan jiwa yang penuh welas asih.


PERNYATAAN YAYASAN: ASTUNGKARA DILAKSANAKAN RUTIN


Perwakilan yayasan, Ngakan Putu Budiasa menyampaikan bahwa kegiatan pembagian bubur kacang hijau ini diharapkan dapat berlangsung secara rutin sebagai bentuk perhatian terhadap perkembangan peserta didik.

Beliau menyampaikan:

“Kegiatan ini, astungkara akan kita laksanakan secara rutin. Hal ini sebagai bentuk kepedulian kita akan perkembangan peserta didik.”

Pernyataan tersebut disambut hangat oleh seluruh warga sekolah. Banyak siswa merasa senang karena mendapatkan perhatian tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan diri.


KEPALA SEKOLAH: ANAK SEHAT AKAN LEBIH MUDAH MERAIH CITA-CITA


Kepala SMP Negeri 4 Abiansemal, bapak I Made Antara, S.Pd menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Yayasan Gaura Laksmi atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada sekolah.

Beliau menegaskan bahwa kesehatan peserta didik merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan pendidikan yang berkualitas.

“Perkembangan anak sangat penting dalam usaha mencapai cita-cita. Jika kita persiapkan sejak dini, maka hasil ke depannya juga akan lebih maksimal.”

Pesan tersebut mengandung makna mendalam bahwa pendidikan bukan hanya soal nilai di atas kertas, tetapi tentang bagaimana membentuk generasi yang sehat secara jasmani, kuat secara mental, dan luhur secara spiritual.


OSIS MENJADI PENGGERAK DISIPLIN DAN PELAYANAN


 kegiatan ini, pengurus OSIS turut mengambil peran penting dalam mengatur jalannya pembagian bubur kacang hijau. Dengan penuh tanggung jawab, mereka memandu siswa-siswi secara bergiliran agar kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Hal ini menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya mendidik siswa menjadi pintar, tetapi juga melatih jiwa kepemimpinan, pelayanan, disiplin, dan tanggung jawab sosial.

OSIS menjadi contoh nyata bahwa kepemimpinan lahir dari tindakan kecil yang dilakukan dengan tulus.


SPENFOURAB DAN SEMANGAT SEKOLAH SEHAT


Program pembagian bubur kacang hijau ini semakin memperkuat citra SMP Negeri 4 Abiansemal sebagai sekolah yang tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga memperhatikan kesehatan, karakter, dan keseimbangan hidup peserta didik.

Sekolah menjadi rumah kedua yang menghadirkan rasa aman, nyaman, sehat, dan penuh kasih.

Semangat religius, budaya gotong royong, disiplin, serta kepedulian sosial terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari warga sekolah.


PESAN MORAL HARI INI

“Makanan sehat menumbuhkan tubuh yang kuat,
kasih sayang menumbuhkan jiwa yang hebat,
dan pendidikan yang penuh kepedulian akan melahirkan generasi bermartabat.”

Astungkara, langkah kecil penuh ketulusan hari ini menjadi benih besar bagi lahirnya generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berjiwa mulia.



Salam Pelangi Spenfourab

Religius dalam hati

Ilmiah dalam berpikir

Kreatif dalam berkarya

Positif dalam bertindak

Karismatik dalam pelayanan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendisiplinan Rambut sebagai Cerminan Karakter Berbudaya

Pelepasan Siswa-Siswi Kelas IX Angkatan ke-38

PENGIMBASAN SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN