EDUKASI WIDYĀLAYA — PERPUSTAKAAN WIDYA PARAMARTHA

📚🌺 EDUKASI WIDYĀLAYA — PERPUSTAKAAN WIDYA PARAMARTHA 🌺📚

Astungkara, menemani siswa-siswi SMP Negeri 4 Abiansemal di Perpustakaan Widya Paramartha bukan sekadar mendampingi aktivitas membaca, tetapi menghadirkan ruang untuk menumbuhkan pengetahuan, kesadaran, karakter, dan kebijaksanaan.

Widyālaya dapat dimaknai sebagai ruang pembelajaran tempat vidyā—pengetahuan—ditumbuhkan melalui proses membaca, berpikir, berdialog, dan menghayati makna kehidupan.

Dalam perspektif teologi Hindu, ilmu (vidyā) hendaknya tidak berhenti pada kecerdasan intelektual, tetapi berkembang menjadi viveka—kemampuan membedakan yang benar dan yang patut—serta diwujudkan melalui Tri Kaya Parisudha: berpikir, berkata, dan berbuat yang baik.

🌿 Pemikiran Tu Baba:

“Perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi ruang menyalakan cahaya pengetahuan. Ketika pengetahuan diterangi kesadaran, membaca menjadi jalan menuju kebijaksanaan; ketika kebijaksanaan diwujudkan dalam perilaku, pendidikan menjadi bagian dari dharma.”

Merdeka Baca, Jadi Juara.

📖 Vidyā → Viveka → Dharma → Paramārtha.

Guru Bahasa Bali | Pelajaran Kearifan Lokal Bali

I Gede Sugata Yadnya Manuaba, S.S., M.Pd. (Tu Baba)

Adab di atas ilmu. 🌺

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendisiplinan Rambut sebagai Cerminan Karakter Berbudaya

PENGIMBASAN SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

OSIS SPENFOURAB Menyemai Dharma melalui Pemilahan Sampah