MENGGALI ESENSI BAHASA, SASTRA, DAN BUDAYA NUSANTARA

πŸ“šπŸŒΊ MENGGALI ESENSI BAHASA, SASTRA, DAN BUDAYA NUSANTARA πŸŒΊπŸ“š


Bulan Bahasa Tahun 2026 | HUT ke-40 SMP Negeri 4 Abiansemal

πŸ—“️ 21–25 September 2026
“Membaca adalah jalan untuk mengetahui, bahasa adalah jalan untuk menyampaikan, sastra adalah jalan untuk menghayati, dan budaya adalah jalan untuk mengenali jati diri.”

Dalam rangka Pembukaan Perayaan Bulan Bahasa Tahun 2026 yang dirangkai dengan HUT ke-40 SMP Negeri 4 Abiansemal, semangat literasi kembali dihidupkan melalui kegiatan kunjungan dan pemanfaatan Perpustakaan Keliling Pemerintah Kabupaten Badung.

Atas seizin Bapak Kepala Sekolah, kegiatan ini dilaksanakan dengan meminjam fasilitas Perpustakaan Keliling Pemerintah Kabupaten Badung, kemudian bersama Pengelola Perpustakaan Widya Paramartha mendampingi dan mengawasi siswa-siswi dalam memilih, membaca, serta mengeksplorasi berbagai bahan bacaan.

🌿 Dari perspektif spiritual Hindu, membaca bukan sekadar aktivitas intelektual. Pengetahuan merupakan bagian dari proses penyucian pikiran menuju kesadaran. Dalam Bhagavad GΔ«tā disebutkan bahwa pengetahuan memiliki daya menerangi kehidupan. Karena itu, buku dapat menjadi sarana jñāna—jalan untuk memperluas wawasan, membentuk viveka atau kemampuan membedakan yang baik dan benar, serta menumbuhkan karakter.

πŸ“– Bahasa mengajarkan kita berkomunikasi dengan santun.
πŸͺ· Sastra mengajarkan kita mengolah rasa dan makna.
🌺 Budaya mengajarkan kita menghargai akar dan identitas.

πŸ”₯ Literasi mengajarkan kita berpikir kritis, reflektif, dan bertanggung jawab.
Melalui tema:

“MENGGALI ESENSI BAHASA, SASTRA, DAN BUDAYA NUSANTARA”
diharapkan siswa-siswi SMP Negeri 4 Abiansemal tidak hanya membaca untuk mengetahui, tetapi juga menyerap nilai-nilai positif, memetik keteladanan, mengolah pengetahuan menjadi kebijaksanaan, serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam perspektif Tri Kaya Parisudha, pengetahuan hendaknya bermuara pada penyucian pikiran (manacika), perkataan (wacika), dan perbuatan (kayika). Dengan demikian, literasi tidak berhenti pada kemampuan membaca teks, tetapi berkembang menjadi kemampuan membaca kehidupan.

✨ 40 tahun perjalanan SPENFOURAB menjadi momentum untuk terus menumbuhkan generasi yang berilmu, berbudaya, berkarakter, dan berkesadaran spiritual.
Semoga setiap buku yang dibaca menjadi benih pengetahuan, setiap kata yang dipelajari menjadi cahaya kebijaksanaan, dan setiap nilai budaya yang dipahami menjadi kekuatan untuk menjaga jati diri Nusantara.

Membaca buku → memperluas wawasan.
Menghayati sastra → memperhalus rasa.
Mengenal budaya → memperkuat jati diri.
Mengamalkan nilai → memuliakan kehidupan.

🌺 Selamat Bulan Bahasa 2026.
πŸŽ‰ Selamat HUT ke-40 SMP Negeri 4 Abiansemal.
πŸ“š Merdeka Baca, Jadi Juara.
πŸͺ· Adab di Atas Ilmu.

πŸ™ Om Santih, Santih, Santih Om.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendisiplinan Rambut sebagai Cerminan Karakter Berbudaya

PENGIMBASAN SISTEM PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

OSIS SPENFOURAB Menyemai Dharma melalui Pemilahan Sampah