Upacara Bendera Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Karakter SiswaABIANSEMAL
Koran Pelangi SPENFOURAB — Upacara Bendera Senin, 7 September 2026
📰 KORAN PELANGI SPENFOURAB
SMP NEGERI 4 ABIANSEMAL
Oleh: Tim Redaksi Widya Paramartha
Senin, 7 September 2026
Upacara Bendera Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Karakter Siswa
ABIANSEMAL — Upacara bendera di SMP Negeri 4 Abiansemal pada Senin, 7 September 2026, berlangsung sebagai bagian dari kegiatan rutin sekolah sekaligus menjadi momentum evaluasi terhadap pelaksanaan tugas perangkat upacara dan kedisiplinan peserta.
Bertindak sebagai pembina upacara, Bapak I Made Antara, S.Pd. menyampaikan amanat yang menyoroti pelaksanaan upacara, khususnya tugas dan fungsi seluruh perangkat upacara serta sikap peserta selama mengikuti kegiatan.
Dalam amanatnya, pembina upacara memberikan evaluasi sekaligus pengalaman pembelajaran kepada siswa. Setiap petugas diharapkan memahami tanggung jawab sesuai perannya, sementara peserta upacara diarahkan untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, disiplin, dan penuh perhatian.
Menurut pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut, pengalaman menjadi petugas maupun peserta upacara dapat menjadi bagian dari proses pendidikan.
Melalui pengalaman langsung, siswa belajar mengenai tanggung jawab, ketepatan, keberanian, kerja sama, kepemimpinan, dan kedisiplinan.
Empat Arah Pengembangan Peserta Didik
Pada kesempatan yang sama, Bapak I Made Antara, S.Pd. kembali menyampaikan arah tujuan pendidikan sekolah, yakni mewujudkan generasi yang sehat, berkarakter, berprestasi, dan berwawasan global.
Keempat unsur tersebut menjadi arah pengembangan peserta didik secara menyeluruh.
Sehat berarti peserta didik memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan diri, membangun pola hidup baik, serta menciptakan lingkungan yang mendukung kehidupan sehat rohani dan jasmani. Sehat berpikir, sehat berucap dan sehat bertingkahlaku.
Berkarakter berarti peserta didik memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, jujur, santun, mampu bekerja sama, serta memiliki integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Berprestasi berarti peserta didik didorong untuk mengembangkan potensi dan kemampuannya, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, melalui proses belajar dan kerja keras.
Berwawasan global berarti peserta didik memiliki keterbukaan terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, perkembangan dunia, dan keberagaman, tanpa kehilangan identitas, nilai, dan budaya lokal.
🌺 REFLEKSI SPIRITUAL
Dalam perspektif teologi Hindu Bali, pendidikan karakter dapat direnungkan melalui Tri Kaya Parisudha: membangun pikiran yang baik (manacika), perkataan yang baik (wacika), dan perbuatan yang baik (kayika).
Upacara bendera dapat menjadi ruang pembelajaran sederhana untuk melatih ketiganya. Ketertiban melatih pengendalian diri, pelaksanaan tugas melatih tanggung jawab, sedangkan evaluasi melatih kerendahan hati untuk memperbaiki diri.
Empat tujuan sekolah juga dapat direnungkan secara spiritual: sehat sebagai keseimbangan kehidupan, karakter sebagai landasan susila, prestasi sebagai pengembangan potensi dan dharma, serta wawasan global sebagai keterbukaan terhadap ilmu pengetahuan tanpa kehilangan jati diri budaya.
Dengan demikian, makna pendidikan tidak berhenti pada kemampuan memperoleh pengetahuan, tetapi juga pada kemampuan menggunakan pengetahuan tersebut secara bertanggung jawab.
Catatan Redaksi
Upacara hari Senin mengingatkan bahwa kegiatan rutin dapat menjadi sarana pendidikan apabila dilaksanakan dengan kesadaran. Evaluasi bukan semata-mata untuk menemukan kekurangan, tetapi menjadi kesempatan untuk melakukan perbaikan.
Sehat dalam kehidupan, berkarakter dalam tindakan, berprestasi dalam karya, dan berwawasan global dalam pemikiran—dengan tetap berakar pada budaya dan nilai luhur.
Koran Pelangi SPENFOURAB
Sumber informasi dan refleksi pendidikan warga SMP Negeri 4 Abiansemal.
Komentar
Posting Komentar