Pelepasan Atlet Porsenijar SMP Negeri 4 Abiansemal

πŸ—ž️ KORAN WIJA KESAUR SPENFOURAB
Edisi Rabu, 18 Pebruari 2026

🌺 Pelepasan Atlet Porsenijar SMP Negeri 4 Abiansemal

Mengantar Prestasi dengan Doa, Menguatkan Mental dengan Dharma

Rabu pagi, 18 Pebruari 2026, halaman suci SMP Negeri 4 Abiansemal dipenuhi aura teduh dan semangat juang. Tepat pukul 07.00 WITA hingga 09.00 WITA, keluarga besar sekolah melaksanakan persembahyangan bersama sebagai rangkaian pelepasan atlet Porsenijar yang akan membawa nama harum sekolah dalam ajang kompetisi pelajar.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, I Made Antara, yang dengan penuh karisma dan kebijaksanaan memberikan restu, motivasi, serta pesan dharma kepada para atlet. Dengan mengenakan pakaian persembahyangan lengkap beserta sarana pemuspan, panitia dan siswa-siswi menyatukan hati dalam doa, memohon tuntunan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar setiap langkah perjuangan dilimpahi keselamatan dan keberhasilan.

πŸ™ Spiritualitas sebagai Pondasi Prestasi

Dalam sambutannya, Bapak I Made Antara, S.Pd menegaskan bahwa kemenangan sejati bukan semata-mata tentang medali, tetapi tentang kejujuran, sportivitas, disiplin, dan ketangguhan mental.

Beliau menyampaikan bahwa olahraga bukan hanya aktivitas fisik, melainkan proses ilmiah pembentukan karakter. Secara neurologis, latihan rutin meningkatkan koordinasi motorik, ketahanan fisik, dan fokus kognitif. Secara spiritual, olahraga melatih pengendalian diri (self-regulation), daya juang (resilience), dan keseimbangan batin.

“Berangkatlah dengan hati yang bersih. Bertandinglah dengan jujur. Pulanglah dengan kebanggaan, apa pun hasilnya,” pesan beliau yang disambut haru dan tepuk tangan seluruh peserta.

πŸ”¬ Religius dan Ilmiah: Sinergi Tubuh, Pikiran, dan Jiwa

Persembahyangan sebelum keberangkatan bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk penguatan psikologis kolektif. Dalam perspektif ilmiah, doa bersama meningkatkan rasa kebersamaan (collective efficacy) yang berpengaruh besar terhadap performa tim. Dalam perspektif religius, doa adalah penyelarasan energi diri dengan semesta.

Di SMP Negeri 4 Abiansemal, nilai olahraga selalu dikaitkan dengan konsep Tri Hita Karana:
Harmoni dengan Tuhan melalui doa,
Harmoni dengan sesama melalui sportivitas,
Harmoni dengan lingkungan melalui disiplin dan etika bertanding.
Dengan demikian, atlet tidak hanya bertanding secara fisik, tetapi juga membawa nilai luhur budaya Bali yang santun dan bermartabat.

🌟 Karakter Juara dari Spenfourab

Spenfourab (SMP Negeri 4 Abiansemal) meyakini bahwa setiap siswa adalah bintang yang sedang ditempa. Porsenijar bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan laboratorium karakter.

Sebanyak 205 orang atlet berasal dari bidang olahraga dan 9 orang dari bidang seni. Dengan demikian, total atlet yang dilepas pada hari ini berjumlah 214 orang.

Pelepasan ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan prestasi. Di bawah kepemimpinan Bapak I Made Antara, S.Pd, Spenfourab terus menanamkan keyakinan bahwa prestasi lahir dari doa yang tulus, latihan yang tekun, dan karakter yang kuat.

Melalui pembinaan yang konsisten dari para guru dan pelatih, siswa dilatih untuk:
Mengelola tekanan kompetisi,
Menumbuhkan semangat pantang menyerah,
Menghormati lawan sebagai mitra bertumbuh.

Semangat ini sejalan dengan visi sekolah dalam membentuk generasi unggul yang berprestasi, berbudaya, dan berkarakter.

Semoga para atlet Porsenijar SMP Negeri 4 Abiansemal diberikan kelancaran, keselamatan, dan hasil terbaik.

πŸ“Œ Informasi Penting
πŸ“… Hari/Tanggal : Rabu, 18 Pebruari 2026
⏰ Waktu : 07.00 s/d 09.00 WITA
πŸ‘• Pakaian Panitia & Siswa : Pakaian persembahyangan lengkap dengan sarana pemuspan
Setelah persembahyangan, siswa-siswi diizinkan langsung pulang.

Bagi yang akan melaksanakan latihan, diharapkan:
Menghubungi pembina masing-masing,
Membawa pakaian pengganti.
Terima kasih atas kerja sama seluruh warga sekolah.

✨ Penutup: Melangkah dengan Restu, Bertanding dengan Hati

Pelepasan ini menjadi momentum yang sangat bermakna sebagai wujud dukungan, kepercayaan, dan apresiasi atas semangat juang, disiplin, serta dedikasi para atlet dalam mengembangkan potensi diri. Mereka bukan hanya bertanding untuk meraih kemenangan, tetapi juga membawa nama baik sekolah, menjaga sportivitas, serta menunjukkan karakter unggul yang mencerminkan nilai-nilai pendidikan.
Semoga langkah yang diayunkan hari ini menjadi awal dari prestasi gemilang, pengalaman berharga, dan kebanggaan bagi keluarga besar sekolah.

Menang dengan rendah hati, kalah dengan lapang dada — itulah jiwa sejati seorang juara.

Om Santih, Santih, Santih Om.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendisiplinan Rambut sebagai Cerminan Karakter Berbudaya

Ujian Presentasi Hari

Membangun Disiplin dan Etika Siswa di SMP Negeri 4 Abiansemal