Purnama yang Mencerahkan Jiwa Pendidikan
π°π KORAN WIJA KESAUR SPENFOURAB ππ°
Edisi Selasa, 3 Maret 2026
Purnama Sasih Kesanga
πΊ Purnama yang Mencerahkan Jiwa Pendidikan
Selasa, 3 Maret 2026, bertepatan dengan Purnama Sasih Kesanga, keluarga besar SMP Negeri 4 Abiansemal melaksanakan persembahyangan bersama di Pura Padmasana sekolah dengan penuh kekhusyukan dan kesadaran spiritual.
Kegiatan ini terselenggara atas arahan dan kebijakan Kepala Sekolah, I Made Antara, S.Pd yang konsisten mengintegrasikan pendidikan karakter, budaya, dan spiritualitas dalam sistem pembelajaran sekolah.
Purnama Sasih Kesanga menjadi momentum reflektif menjelang Catur Brata Penyepian. Dalam terang bulan, seluruh warga sekolah diajak menata pikiran, membersihkan niat, dan memperkuat disiplin batin.
π Harmoni Kidung: Pendidikan Estetika dan Spiritualitas
Rangkaian upacara diawali dengan persembahan Kidung Puh Pengalang Kediri dan Puh Juru Demung, yang dibawakan dengan penuh penghayatan oleh siswa-siswi hasil didikan Ibu Ni Putu Sriyati, S.Pd selaku Wakasek.
Lantunan kidung suci menggema lembut di pelataran Padmasana. Secara religius, kidung adalah persembahan suara yang menembus dimensi lahir dan batin. Secara ilmiah, getaran nada dan irama tradisional terbukti mampu menstabilkan emosi, meningkatkan konsentrasi, serta memperkuat ketenangan mental.
Suara bukan sekadar bunyi. Ia adalah energi.
Dalam ajaran Hindu dikenal konsep Nada Brahman — suara sebagai manifestasi ketuhanan.
Melalui pembinaan seni kidung, SPENFOURAB membangun kecerdasan musikal sekaligus kecerdasan spiritual siswa.
π€ Pidarta Basa Bali: Literasi, Etika, dan Identitas
Sebelum penutup upacara, kegiatan diisi dengan Pidarta Basa Bali oleh siswa-siswi kelas VII hasil pembinaan Ibu I Gusti Ayu Dian Purnama Sari, S.Pd.B, M.Pd.
Pidarta yang disampaikan tentang Bakti ring Catur Guru serta sarat makna tentang kesucian diri, pengendalian pikiran, dan pentingnya menjaga sikap menjelang Hari Raya Nyepi. Bahasa Bali tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi menjadi media pewarisan nilai luhur.
Dari sisi pedagogis, latihan pidarta melatih:
* Kemampuan berpikir sistematis
* Keberanian tampil di depan umum
* Ketegasan artikulasi
Penguatan karakter percaya diri
Bahasa ibu menjadi fondasi jati diri. Literasi budaya menjadi pondasi moral.
π️ Sambramawacana: Inti Makna dan Disiplin Spiritual
Sebagai penutup, Kepala Sekolah memberikan Sambramawacana yang menegaskan inti makna dari kidung dan pidarta yang telah ditampilkan.
Beliau menekankan pentingnya:
* Tetingkes (sikap tubuh) yang santun dan tegap saat membawakan kidung maupun pidarta
* Kesadaran akan etika dalam setiap gerak dan ucapan
* Disiplin dalam mengikuti rangkaian persembahyangan
“Ngiring hening sejenak, pusatkan pikiran dalam mendekatkan diri kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa,” demikian penekanan beliau.
Beliau mengajak seluruh warga sekolah untuk tidak sekadar hadir secara fisik, tetapi hadir sepenuh hati. Keheningan bukan kekosongan, melainkan ruang perjumpaan antara manusia dan Tuhan.
Dalam perspektif religius-ilmiah, praktik hening sesaat mampu menurunkan aktivitas pikiran liar (mind wandering), meningkatkan fokus, serta memperkuat kesadaran diri.
π Disiplin di Tengah Pekan Olahraga Seni Pelajar
Dalam suasana Pekan Olahraga dan Seni Pelajar Kabupaten Badung, Kepala Sekolah juga memberikan arahan tegas bahwa siswa-siswi yang tidak mengikuti perlombaan wajib tetap mengikuti proses belajar mengajar sesuai jadwal.
Ini adalah bentuk komitmen terhadap profesionalisme dan tanggung jawab akademik. Prestasi non-akademik penting, namun kedisiplinan belajar tetap menjadi prioritas utama.
Sekolah harus tetap berjalan harmonis, baik di arena kompetisi maupun di ruang kelas.
π Pendidikan Holistik: Harmoni Ritual dan Akademik
Persembahyangan bersama di Purnama Sasih Kesanga membuktikan bahwa SPENFOURAB menerapkan pendidikan holistik:
* Spiritual melalui persembahyangan
* Budaya melalui kidung dan pidarta
*Akademik melalui pembelajaran terjadwal
Karakter melalui disiplin dan etika
Sebagaimana ajaran Bhagavad Gita menyatakan:
"Yogah karmasu kausalam"
(Kesempurnaan dalam bekerja adalah yoga).
Artinya, setiap aktivitas — baik belajar, berkidung, berpidarta, maupun bersembahyang — adalah bagian dari praktik yoga kehidupan.
✨ Penutup: Cahaya Disiplin dan Kesadaran
Purnama Sasih Kesanga di SPENFOURAB bukan sekadar ritual rutin. Ia adalah proses pendidikan jiwa. Di bawah cahaya bulan, karakter ditempa. Di tengah kidung dan pidarta, identitas dibangun. Dalam keheningan, kesadaran diperdalam.
SPENFOURAB terus melangkah sebagai sekolah religius, ilmiah, positif, karismatik, inovatif, dan kreatif.
Semoga cahaya Purnama menerangi pikiran, meneguhkan disiplin,
dan menguatkan langkah menuju generasi berkarakter dharma. ππ✨
π️ Tim Kreatif SPENFOURAB
Berspiritual • Berbudaya • Berprestasi • Berkarakter
Komentar
Posting Komentar